Kategori
Berita Bola

Madura United Kesusahan Mendapatkan Legiun Asing Asia, Tidak Jadi Menggaet Bomber Palestina?

Sumbersaja.com – Madura United belum mendapatkan legiun asing yang bakal mengisi kuota Asia menyongsong berkesudahannya jendela transfer paruh musim kompetisi BRI Liga 1, 12 Januari 2022. Dengan waktu yang mepet, susah buat mereka memenuhi sasaran tersebut.

Saat ini, Laskar Sape Kerrab baru punya tiga pilar impor asing untuk putaran kedua ajang kasta teratas Indonesia musim 2021/2022. Mereka adalah trio amunisi asal Brasil, yaitu lini belakang Jaimerson Xavier, winger Hugo Gomes Jaja, dan gelandang Renan Silva.

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, mengaku pihaknya kesusahan mendatangkan pilar Asia. Alasannya, kebanyakan dari mereka sudah terikat masa kerja dengan tim. Wabah virus Corona pula membikin urusan administrasi semakin berliku. Bagi kalian yang ingin mengisi waktu kosong dengan bermain games, kalian bisa bermain banyak games yang sudah disediakan Gudanggames.

“Sulit memang sekarang menambah pemain, karena selain PPKM, kami kehilangan waktu juga dan tidak ada pemain asing yang free sekarang, karena klub-klub di Eropa di Asia sudah tutup,” ucap Achsanul.

“Di semua negara klubnya sudah tutup. Jadi pemain asing itu rata rata sudah dapat kontrak dari klubnya masing masing,” lanjutnya.

Baca Juga: Merayakan Ulang Tahun Keenam, Madura United Masih Berkhayal Menjadi Kampiun BRI Liga 1.

Madura United sesungguhnya sudah sedikit lagi memperoleh penyerang Timnas Palestina. Tetapi, banyak prosedur yang harus dilewati untuk memastikan perekrutan ini. Hingga saat ini, belum ada keterusannya lagi.

Laskar Sape Kerrab terpaksa kerepotan dalam memenuhi kuota punggawa Asia untuk putaran kedua kompetisi BRI Liga 1 2021/202. Karena, mereka terlanjut melepaskan pilar asal Korea Selatan, Kim Jin-sung, yang sekarang sudah bergabung Barito Putera.

Meskipun begitu, manajemen Laskar Sape Kerrab berikrar bakal tetap berupaya memenuhi satu kuota pilar impor Asia dalam waktu yang tersisa. Pihaknya pula ingin menggenapi empat nama untuk mengisi slot punggawa asing.

“Sebenarnya pemain depan kami sudah cukup mumpuni dengan adanya Beto (Alberto Goncalves). Saya lihat Beto sudah tiga sampai empat hari bergabung dengan tim memang belum padu,” imbuh Achsanul Qosasi.

Klub asal Pulau Garam ini mengadakan banyak perubahan dengan menggaet sejumlah amunisi anyar pada putaran kedua. Dua di antaranya adalah nama lama, yaitu Fandry Imbiri dan Beto Goncalves yang sempat masuk tim pada musim 2019.

Beto Goncalves diinginkan menjadi mesin brace tumpuan Laskar Sape Kerrab. Maklum, sang striker termasuk bomber yang masih tajam dan konsisten melesakkan brace di depan gawang meskipun saat ini sudah berumur 41 tahun.

Satu nama lagi adalah winger Renan Silva yang penuh prestasi. Dia termasuk punggawa impor yang sukses di Indonesia.

Pada musim perdana, dia mempersembahkan gelar ajang Liga 1 2018 untuk Persija. Gelandang berusia 33 tahun itu kemudian memetik trofi individu pemain terbaik di ajang kasta tertinggi Indonesia musim 2019 bareng Borneo FC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.