Kategori
Berita Bola

Pelatih Persebaya Surabaya Mengungkapkan Sasaran Klubnya Pada Seri Keempat Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Harus Menang Terus?

Sumbersaja.com – Persebaya Surabaya memulai seri keempat alias putaran kedua kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 dengan melawan Persikabo 1973. Laga jornada ke-18 itu akan dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (10/01/2022).

Klub asal Kota Pahlawan ini memiliki bekal positif untuk menjalani seri keempat di Pulau Dewata. Sebelum memasuki putaran kedua, Bajol Ijo melakoni duel tunda jornada ke-17 dengan menang 3-1 Bali United di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Rabu (05/01/2022) lalu.

Juru racik Bajol Ijo, Aji Santoso, ingin klubnya mencapai hasil optimal selama sembilan duel seri keempat di Pulau Dewata. Klubnya harus mampu melanjutkan tren positif yang mampu melampaui 11 partai tidak pernah kalah.

“Sebelum berangkat kami sudah sepakat untuk seri keempat di Bali kami harus mendapat hasil positif, syukur-syukur kalau lebih baik dari seri ketiga,” ucap pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.

“Target kami berjuang untuk bisa mempertahankan performa yang bagus, di mana kami dalam 11 pertandingan tidak tersentuh kekalahan. Ini akan menjadi motivasi kami untuk meraih hasil positif dalam setiap pertandingan seri keempat,” imbuhnya.

Apakah ini artinya pelatih Persebaya Surabaya ini ingin memenangkan seluruh laga seri keempat? Sasaran itu tampak susah dicapai, tetapi bukan faktor yang tidak mungkin melihat penampilan Bajol Ijo saat ini. Seperti biasa, Arif Satria dan rekan-rekan diharuskan fokus memenangkan tiap duel dulu. Untuk kalian yang ingin mengisi waktu kosong dengan bermain games, kalian bisa bermain banyak games yang sudah disediakan Gudanggames.

Baca Juga: Fabio Lefundes Mengungkapkan Alasan Mencadangkan Winger Asing Barunya Ketika Dikalahkan PSM Makassar.

Arsitek berusia 51 tahun itu berkeinginan tren bagus itu berlanjut ketika klubnya meladeni Persikabo 1973. Tetapi, dia mengingatkan kepada anak didiknya untuk tetap fokus dan berjuang keras meladeni tim besutan Liestiadi tersebut.

“Mudah-mudahan hasil melawan Bali United membawa dampak positif untuk mental pemain supaya bisa menang melawan Persikabo. Tetapi, tidak ada jaminan Persebaya bisa menang kalau tidak mau berjuang,” ujar Aji.

“Kami menang melawan Bali United karena punya semangat berjuang yang bagus. Keinginan untuk menang lebih besar. Kalau anak-anak berjuang, kemungkinan besar akan menang. Setiap pertandingan dalam kompetisi itu ibarat final,” imbuhnya.

Kemenangan atas klub asal Pulau Dewata itu membikin Bajol Ijo mengumpulkan 33 angka, meskipun tetap di urutan keempat dari 17 duel yang sudah dijalani di ajang kasta teratas Indonesia. Sekarang, mereka mengincar tiga angka lagi ketika meladeni Laskar Padjajaran.

Usai Persikabo 1973, masih ada delapan partai lain. Masing-masing meladeni PSM Makassar (14 Januari), Bhayangkara FC (18 Januari), PSS Sleman (28 Januari), PSIS Semarang (1 Februari), Persipura Jayapura (5 Februari), Persela Lamongan (9 Februari), Persija Jakarta (13 Februari), dan Persiraja Banda Aceh (17 Februari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *